Muhammad Sulaeman Harsono, yang lebih dikenal sebagai Haji Bolot atau Bolot, adalah seorang aktor, pelawak, dan pemain lenong Betawi rajamahjong slot yang lahir pada 5 Maret 1942 di Bogor, Indonesia. Kariernya yang panjang dan kontribusinya yang signifikan dalam dunia hiburan Indonesia menjadikannya sosok yang patut dikenang.
Wikipedia
Karier Awal dan Lenong Betawi
Bolot memulai kariernya sebagai pemain lenong, sebuah bentuk teater tradisional slot bonus 100 Betawi, sekitar tahun 1964. Lenong, yang merupakan bagian integral dari budaya Betawi, memberikan landasan bagi Bolot untuk mengasah bakat komedinya. Kemampuannya dalam berimprovisasi dan membawakan karakter dengan humor khas membuatnya cepat dikenal di kalangan pecinta lenong.
Ciri Khas dalam Berkomedi
Salah satu ciri khas Bolot dalam berkomedi adalah perannya sebagai pria yang berpura-pura tunarungu. Dalam banyak penampilannya, ia seringkali “tidak mendengar” apa yang dikatakan lawan mainnya, kecuali jika topiknya berkaitan dengan wanita, uang, atau makanan. Gaya komedi ini berhasil menciptakan situasi lucu yang mengundang tawa penonton. Kombinasi antara timing komedi yang tepat dan ekspresi wajah yang khas menjadikan peran “tunarungu” ini ikonik dalam dunia komedi Indonesia.
Wikipedia
Kolaborasi dengan Malih Tong Tong
Dalam banyak penampilannya, Bolot sering berduet dengan Malih Tong Tong, seorang pelawak Betawi lainnya. Keduanya membentuk pasangan komedi yang serasi, dengan chemistry yang kuat dan kemampuan saling mengisi dalam setiap sketsa yang mereka bawakan. Kolaborasi mereka tidak hanya populer di panggung lenong, tetapi juga merambah ke layar kaca dan film, menjadikan mereka duo komedi yang dicintai masyarakat.
Wikipedia
Filmografi
Selain di panggung lenong, Bolot juga aktif dalam dunia perfilman dan televisi. Berikut adalah beberapa karya yang pernah ia bintangi:
Wikipedia
Film:
- Setan Budeg (2008)
- Mas Suka Masukin Aja (2008)
- Paku Kuntilanak (2009)
- Sehidup (Tak) Semati (2010)
- Ada Apa dengan Pocong? (2011) sebagai Mbah Dukun
- Pocong Minta Kawin (2011)Nenek Gayung (2012)
- Kakek Cangkul (2012) sebagai Mbah Dukun
- Dendam dari Kuburan (2012) sebagai pemilik villa
- Pocong Pasti Berlalu (2014) sebagai Pak Bolot
Serial Televisi:
- Pepesan Kosong (1993—1995) sebagai Pak RT
- Angkot Haji Imron (1994)
- Nyai Dasima (1995)
- Biang Kerok (1996)
- Neo Pepesan Kosong (1996—1997)
- Mandragade (2000)
- Kawin Gantung (2004—2005) sebagai Mardi
- Cinta 7 Susun (2013) sebagai Miun
- Rohaya & Anwar: Kecil-Kecil Jadi Manten (2017)
- Semua Cinta Butuh Duit (2022) sebagai Pak RT/Engkong/Babeh
- Tiba-Tiba Nge-Guide (2022) sebagai Miniseri
Pengaruh dan Warisan
Dengan karier yang membentang lebih dari lima dekade, Bolot telah memberikan kontribusi besar dalam dunia hiburan Indonesia. Perannya dalam melestarikan dan mempopulerkan lenong Betawi, serta kemampuannya beradaptasi dengan perkembangan industri hiburan, menjadikannya sosok yang dihormati. Gaya komedinya yang unik dan karakter “tunarungu” yang ikonik akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia.
Haji Bolot tidak hanya menjadi simbol humor Betawi, tetapi juga inspirasi bagi generasi pelawak berikutnya. Dedikasinya dalam dunia seni dan kemampuannya menghadirkan tawa menjadikannya legenda hidup dalam industri hiburan tanah air.